Sponsors

"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik." Luk. 4:18"

Theme Support

Agenda. ----- Retreat Presbiter GPIB Sejahtera Bandung, Sekesalam 27-28 Januari 2017, Pembina: Pdt Susy Rumeser-Thomas, MTh dan Pdt Stephen Sihombing, MTh ----- Penggalangan Dana Panitia Pembangunan gereja GPIB Sejahtera bandung, Minggu 22 Januari 2017 jam 08.00 WIB PF. Pdt. Jacoba Marlene Joseph, MTh ---- PS GPIB ke-XX 26-31 Oktober 2015, Swiss Bell Hotel, Balikpapan, Kalimantan Timur ---- Ibadah Minggu 26 Juli 2015 jam 07.00 --- Ibadah Nuansa Budaya Minahasa Minggu 26 Juli 2015 jam 09.00 Pdt. Drs. J. Sompotan, S.Th dan Pembinaan Presbiter Sabtu 25 Juli 2015 jam 17.00 ---- PF Minggu 19 Juli 2015 Sejahtera bandung 07.00 dan 09,00 --- Perjamuan Kudus Minggu 12 Juli 2015 Sejahtera Bandung 07.00 ---- Pembahasan Rantap PS XX GPIB di Hotel Marbela Bandung --- PF Minggu 5 Juli 2015 Sejahtera Bandung 07.00 dN 09.00 Peneguhan Pelayan dan Pengurus ke - 6 Pelkat --- PF Minggu 10 Nov 2013 di Jemaat Pondok Ungu jam 06.00 dan 10.00 --- Perayaan HUT GPIB ke-65, Selasa 5 Nov 2013 di Tenis Indoor Senayan Jakarta --- Pembinaan Penelaahan Alkitab di Wisma Kinasih, Bogor, Minggu 3 November 2013 ---- PF di jemaat Pondok Ungu Bekasi dan jemaat GPIB Kharis Jakarta 30 Juni 2013 ----- Pemilihan Korwil Pelkat Mupel Bekasi 4 Mei 2013 di jemaat GPIB Gloria Bekasi ----- Sertifikasi Pengajar katekisasi 18-20 April 2013 di MDC Gadog ---- Sidang tahunan dan Sidang Wilayah Mupel Bekasi 4-5 Maret 2013 di MDC Gadog ---- PF di Jemaat Pondok Ungu jam 6 dan 10.00 serta di Gloria Bekasi Minggu 3 Maret 2013 jam 17.30 WIB ---- PF di Jemaat Zebaoth Bogor beserta PS Jemaat GPIB Pondok Ungu jam 09.00 wib --- Pembinaan pelkat di Jemaat GPIB Marturia Jakarta Timur 2 Maret 2013 jam 18.30 ---- Lokakarya RKA GPIB Pondok Ungu, 1-2 maret 2013 di Vila Saiya Cipayung, Bogor --- PST GPIB di Makassar 19-21 Februari 2013 ---PF di GPIB Pondok Ungu jam 10.00 dan di GPIB Efatha Jakarta jam 17.00 Minggu 10 Februari 2013 --- SMJ GPIB Pondok Ungu Triwulan 3, Minggu 10 Februaru 2013 ---- Peneguhan Pelkat GPIB Pondok Ungu 3 Februari 2012 oleh Pdt PH Sitorus, MSi ----- Perjamuan Kudus 10 Oktober 2012 di GPIB Pondok Ungu, jam 06.00 dan 10.00 WIB, ---- Peneguhan Diaken dan Penatua GPIB Pondok Ungu 2012-2017 pada Minggu, 23 September 2012 yang dilayani peneguhannya oleh Pdt. Marlene Josep, STh dan didampingi Pdt. SGR Sihombing, MTh, Pdt. Kolanus, MMin, Pdt. Hilda Sihasale, MMin, Pdt. Dina haba STh ---- Perjamuan Kudus Minggu Pentakosta, Minggu, 1 Juli 2012 jam 06.00 dan 10.00 WIB, Pemilihan Diaken dan Penatua GPIB Tahap Penetapan pada hari Minggu, 1 Juli 2012, Lokakarya Penulisan Sabda GPIB, 5-6 Mei 2012, TOT Pendeta materi bina diaken dan penatua, 3-4 Mei 2012 di Kinasih, Caringin Bogor, Lokakarya Materi Bina tahap II, 30 April-2 Mei 2012 di Ruang MS GPIB, Pelayanan Ibadah Minggu, 29 April 2012, Pelayanan Ibadah Minggu 31 Juli 2011 di jemaat GPIB PUP jam 10.00 wib --- SMJ GPIB PUP Triwulan 1, 31 Juli 2011 jam 12.00 wib, --- Pelayanan Ibadah Minggu, 22 Mei 2011 di jemaat GPIB Harapan Kasih jam 09.00 wib ---- 15 Mei 2011 di jemaat GPIB Menara Kasih, Bekasi, --- 8 Mei 2011 di jemaat GPIB Sion, Jakarta Barat jam 10.00 wib dan GPIB Efatha, Jakarta Selatan jam 17.00 wib, --- Pelayanan Ibadah Minggu, 1 Mei 2011, GPIB Pondok Ungu, Bekasi jam 06.00 wib dan 10.00 wib --- Ibadah Paskah, Minggu 24 April 2011, jam 05.00 wib ---- Perjamuan Kudus Jumat Agung, 22 April 2011, jam 06.00 dan 10.00 wib ---- Peneguhan anggota sidi baru, 17 April 2011, jam 10.00 wib ----, Retret Katekisasi terpadu GPIB Pondok Ungu, Harapan Indah, Harapan Baru dan Dian Kasih, 1-3 April 2011,---- Lokakarya Penyusunan RKA Sabtu, 26 Maret 2011 jam 13.00 --- Sidang Majelis Jemaat Triwulan 4, Minggu 24 April 2011, jam 12.00 WIB ---Pelayanan Minggu di jemaat GPIB Anugerah Bekasi jam 09.00 dan GPIB Harapan Kasih jam 18.00 ---.

Sabtu, 16 April 2011

Kidung Jemaat No. 51-100

KJ. 51 KITAB SUCI, HARTAKU

1. Kitab Suci, hartaku, tak ternilai hargamu;
olehmu terungkaplah siapa ‘ku sesungguhnya.
2. Alkitab membimbingku pada Jurus’lamatku
dan membuatku sedar bila aku tak benar.
3. ‘Ku dihibur olehnya bila susah dan lelah
dan diajar beriman, atas maut pun ‘ku menang.
4. Sukacita yang baka diungkapkan olehnya.
Kitab Suci, hartaku, tak ternilai hargamu.

KJ. 52 SABDA TUHAN ALLAH

1. Sabda Tuhan Allah bagai dirus hujan
turun menyirami tanah dan tumbuhan.
Langit maupun bumi, bukalah telinga.
Hai dengar sabdaNya, umat manusia!
2. Sambut, hai jiwaku, sabda Tuhan Allah.
Ia setiawan, adil tindakanNya.
Tiada kecurangan, janjiNya mulia.
Pasanglah telinga dan dengarkan Dia!
3. Padang gurun dunia tandus kegersangan:
hidup tanpa Tuhan tiada ketent’raman.
Hanya pada Tuhan ada pengharapan;
SabdaNya bagiku jadilah pegangan.

KJ. 53 TUHAN ALLAH T’LAH BERFRMAN

1. Tuhan Allah t’lah berfirman, Haleluya,
pada umat sabda hikmat, Haleluya!
Buka telinga, hai umatNya, kabar yang baik dengarkanlah!
Buka hatimu:Tuhan datang, hai yang beriman!
2. Tuhan Allah t’lah berfirman, Haleluya,
pada umat sabda hikmat, Haleluya!
Barang siapa bertelinga, jangan menutup hatinya;
yang mau belajar, hai dengarlah Firman yang baka!
3. Tuhan Allah t’lah berfirman, Haleluya,
pada umat sabda hikmat, Haleluya!
Umat menyambut Jurus’lamat yang dinantikan dunia;
timur dan barat satu jalan, Tuhan pandunya.

KJ. 54 TAK KITA MENYERAHKAN

1. Tak kita menyerahkan kepada musuhnya
pelita yang bersinar di dalam dunia.
Tak boleh Firman Allah yang sungguh dan teguh,
Alkitab yang mulia, diambil seteru.
2. Penyokong orang tua dan orang lemah,
pemimpin orang muda dan sukacitanya,
senjata perjuangan di p’rang penggodaan
dan bantal perhentian di jam kematian.
3. Yang dapat memecahkan segala hati k’ras,
yang mencurahkan hidup di hati yang lemas,
yang menyembuhkan luka, mujarab obatnya,
yaitu Firman Allah, penuh anugerah.
4. Di hati kami, Tuhan, Kautulis sabdaMu,
supaya kami juga setia dan teguh.
Kendati gunung goyah, binasa dunia,
Kekalla Firman Allah, selama-lamanya.

KJ. 55 YA SUMBER KASIH, ROH KUDUS

1. Ya Sumber Kasih, Roh Kudus, pancarkan apiMu,
sehingga hati kami pun penuh semangatMu!
2. Engkau ilhami kaum nabi menulis Alkitab.
O tolong kami mengerti maknanya yang tepat.
3. Ya Roh Kudus, melayanglah di atas yang kelam;
di hati kacau dan resah ciptakanlah terang.
4. Ya Roh di dalam cah’yaMu Sang Bapa dikenal;
terungkap bagi kami pun kasihNya yang kekal.

KJ. 56 DATANGLAH KEPADAKU, YA ROH KUDUS

Datanglah kepadaku, ya Roh Kudus;
Datanglah kepadaku, ya Roh Kudus.
B’rilah api dalam hati;
Hidupku penuhilah, ya Roh Kudus.

KJ. 57 YESUS, LIHAT UMATMU

1. Yesus, lihat umatMu yang mendamba Kau berfirman,
dan arahkan kepadaMu hati dan seluruh ind’ra,
hingga kami yang di dunia Kau dekatkan pada sorga.
2. Tanpa cah’ya Roh Kudus kami dalam kegelapan;
biar oleh sabdaMu akal budi Kaucerahkan,
hingga Tuhan kuasai karya dan ucapan kami.
3. Sinar mahamulia lahir dari Allah Bapa,
buka dan siapkanlah hati, mulut, pendengaran:
biar doa dan nyanyian berkenan padaMu, Tuhan!

KJ. 58 MAHAKASIH YANG ILAHI

Maha kasih yang ilahi, nikmat sorga, turunlah
Mendiami hati kami; Kau mahkota kurnia.
Yesus, Kau berlimpah rahmat, Sumber kasih yang besar!
Datanglah membawa s’lamat bagi kami yang gentar.

KJ. 59 BERSABDALAH, TUHAN

1. Bersabdalah, Tuhan, kami mendengarkan.
Bersabdalah, Tuhan, kami mendengarkan.
2. Kuatkanlah dan hiburlah kami.
Kuatkanlah dan hiburlah kami.

KJ. 60 HAI MAHLUK ALAM SEMESTA

1. Hai mahluk alam semesta, Tuhan Allahmu pujilah:
Haleluya, haleluya! Surya perkasa dan terang, candra,

kartika
Cemerlang, puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
2. Anginyang hebat menderu,awan beranak dan mendung,
Haleluya, Haleluya, hawa cuaca yang cerah,
Musim penghujan marilah, puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
3. Air yang murni dan jernih, penawar haus, pembersih,
Haleluya, Haleluya, api hangat, penyenang,
Gagah, periang dan terang, puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
4. Ibu pertiwi mulia, limpah dengan anugerah,
Haleluya, Haleluya, bunga dan buah kauberi
Puspa semarak berseri; puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
5. Kamu yang tabah bergelut,insan pengampun dan lembut,
Haleluya, Haleluya, damai menghias hatimu;
Mahkota sorga bagimu!puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
6. Hai maut, kau bersamaku. Tiada yang luput darimu.
Haleluya, Haleluya! Alangkah berbahagia
Yang mati dalam Tuhannya! Puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
7. Hai segenap saudaraku, pujilah Tuhan Allahmu:
Haleluya, Haleluya! Abdi berhati mulia,
Ucapkan syukur padaNya! Puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

KJ. 61 SUNGGUH INDAH ALAM

1. Sunnguh indah alam ciptaan Tuhan;
Hewan, burung, ikan, tumbuh-tumbuhan.
2. Dan angkasa raya, bintang dan bulan;
seg’nap tata surya memuji Tuhan.
3. Tuhanku menjaga sejagat raya;
burung, margasatwa cukup makannya.
4. Ajar aku, Tuhan, buka mataku,
b’lajar dari alam lihat hikmatMu.

KJ. 62 ALLAHKULAH KUATKU DAN MAZMURKU

1. Allahkulah kuatku dan mazmurku;
namaNya dan karyaNya mahaagung; segala alam milikNya.
2. Terciptalah semua oleh firman;
yang ada itu pun lenyap dan hilang jikalau dititahkanNya.
3. PakaianNya semarak bercahaya;
Dialah Raja untuk selamaNya; yang adil dasar takhtaNya.
4. Ya Tuhanku, Engkau selalu hadir;
Allahku tanpa awal, tanpa akhir, siapa menandingiMu?
5. Di tanganMu aku ten’tram dan aman;
Engkau kenal yang bakal kurancangkan, Engkau periksa

hatiku.
6. Engkau dekat, jalanku Kaumaklumi
ke batas laut dan ke ujung bumi, di tiap waktu dan

tempat.
7. Pikiranku dan hasratku Kaubaca;
setiap tindak, yang benar dan salah, terbuka bagi mataMu.
8. MilikMulah segala yang ‘ku punya;
dengan semua patut kuagungkan namaMu, Tuhan, s’lamanya.
9. Kembang kecil cerminan hikmat Tuhan;
udara, laut, padang, pegunungan memuji Dikau bertahlil.
10. Engkau beri segala keperluan;
Kausiram tanah, padi Kautumbuhkan: Kaubuka sumber rezeki.
11. Tanpa Engkau tiada pipit jatuh;
hidupku pun berada di tanganMu: rahmatMu, Bapa, tidak

jauh.
12. Pelindungku Engkau, ya Sumber s’lamat;
‘ku tak gentar: di dunia dan akhirat Engkau tempatku

berteduh.

KJ. 63 TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR

1. Tuhan, karyaMu sungguh besar, ya Khalik semesta:
bintang dan bulan, surya terang, gunung, lembah yang

tinggi rendah,
sungai kecil ciptaan firmanMu.
2. Tuhan, curahkanlah kasihMu, lindungi umatMu.
Biarlah RohMu tinggal serta dan memb’ri kami hidup kekal.
Tuhan, dengarlah doa syukur, pujian padaMu.

KJ. 64 BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN

1. Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh

kudengar,
ya Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaanMu yang

besar.
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
2. Ya Tuhanku, pabila kurenungkan pemberianMu dalam

Penebus,
‘ku tertegun: bagiku dicurahkan oleh PutraMu darahNya

kudus.
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
3. Pabila nanti Kristus memanggilku, sukacita amatlah

besar,
kar’na terkabullah yang kurindukan: melihat Dikau,

Tuhanku akbar.
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”

KJ. 65 CAKRAWALA DAN MALAIKAT

1. Cakrawala dan malaikat, mari puji Allahmu!
Surya, bulan, bintang-bintang, puji Yang menciptamu!
Allah Bapa t’lah bersabda, jagat patuh padaNya:
Oleh hukum yang abadi Ia bimbing semesta.
2. Puji Allah Mahamulia; Janji dipenuhiNya.
DiberiNya kemenangan, bagi yang dipilihNya.
Maut dan dosa dikalahkan; umat Allah s’lamatlah,
Sorga dan seisi dunia, puji, puji namaNya!

KJ. 66 DI GUNUNG DAN DI LURAH

1. Di gunung dan di lurah, di tiap jalanku,
di padang dan di hutan, dekatlah Tuhanku.
Di darat dan angkasa Tuhanku beserta;
Dimana-mana saja Tuhanku hadirlah.
2. Tetaplah mata Bapa menilik dunia:
terlindung barang siapa yang harap kasihNya.
Pun burung dan tanaman terjamin hidupnya;
Ya, segenap ciptaan dirawat olehNya.
3. Hai mahluk semuanya di gunung dan lembah,
di laut, di udara, di mana sajalah,
hayati siang-malam segala kurnia
pemb’rian Khalik alam, pertanda kasihNya.
4. Percaya, hai saudara, dan puji Tuhanmu.
Kendati kau sengsara, dekatlah Tuhanmu,
Penolong yang setia tiada taraNya:
Pun dalam kematian Tuhanmu beserta.

KJ. 67 HAI ANAK-ANAK MUDA DAN BELIA

1. Hai anak-anak muda dan belia yang diberkati,
dijaga Allah Bapa, patut bersyukur, berdoa dan berkarya;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.
2. Gunung menjulang, laut berkilauan,
tanaman hijau dan alam yang menawan
patut dijaga, dirawat, dikelola;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.
3. Hewan di bumi, unggas di udara,
ikan di laut serta binatang langka
patut disayang, dibela, dip’lihara;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.
4. Hai manusia, muda dan dewasa,
hewan dan pohon serta seisi dunia,
pujilah Tuhan seluruh alam raya;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.

KJ. 68 TAHUKAH KAMU JUMLAH BINTANG

1. Tahukah kamu jumlah bintang di angkasa yang megah
dan berapa jumlah awan mengitari dunia?
Tuhan Allah tahu semua, tiada satu yang dilupa
dari jumlah yang besar, dari jumlah yang besar.
2. Tahukah kamu jumlah ikan di samud’ra, berenang
dan berapa burung-burung di udara, yang terbang?
Tuhan Allah PenciptaNya; satu-satu dikenalNya.
Semuanya pun senang, semuanya pun senang.
3. Tahukah kamu jumlah anak di seluruh dunia
bangun tidur tiap pagi dengan hati yang cerah?
Allah Bapa dalam sorga mengindahkan semuanya;
Kau pun diindahkanNya, kau pun diindahkanNya.

KJ. 69 PADA MULANYA

1. Pada mulanya gelap semuanya, sunyi senyaplah samudera.
Allah bersabda: terang bercahya; hari pertama di dunia.
2. Pada mulanya belum ada langit; atas dan bawah

tercampurlah.
Allah bersabda: bentangan pun jadi; hari kedua di dunia.
3. Pada mulanya belum ada tanah yang menumbuhkan

tanamannya.
Allah bersabda: terciptalah darat; hari ketiga di dunia.
4. Pada mulanya belum ada surya, bulan dan bintang dan

masanya.
Allah bersabda membuat semua; hari keempat di dunia.
5. Pada mulanya belum ada ikan, burung bersayap belum

pernah.
Allah bersabda: segala tercipta; hari kelima di dunia.
6. Pada mulanya belum ada hewan yang menemani manusia.
Allah bersabda menjadikan insan; hari keenam di dunia.
7. Pada mulanya semua terjadi: langit dan bumi dan

isinya.
Allah Pencipta telah memberkati hari ketujuh di dunia.

KJ. 70 HUJAN, HUJAN

1. Hujan, hujan, tak hentinya hujan turun menderas;
empat puluh hari hujan, hujan lagi, jadi air bah.
2. Pohon, hewan dan semua orang mati tenggelam;
dalam banjir ini gunung yang tertinggi ikut terbenam.
3. Hidup, hidup, masih ada hidup dalam air bah:
Nuh yang membawanya atas p’rintah Allah, dalam bahtera!
4. Bapa, ibu, anak dan menantu, hewan pun serta
hidup dalam baht’ra sampai di saatnya surut air bah.
5. Isi baht’ra s’lamat bersjaht’ra, bumi pun kering.
Allah ikat janji: lihatlah pelangi elok berseri!

KJ. 71 ABRAHAM, ABRAHAM
1. Abraham, Abraham, tinggalkanlah neg’ri tentram,
Abraham, Abraham, berjalanlah dengan iman!
Jumlah bintang tak terbilang, turunanmu pun demikian;
Ikutlah petunjukKu ke neg’ri pusakamu!
2. Abraham, Abraham, tinggalkanlah neg’ri tentram;
Abraham, Abraham, berjalanlah dengan iman!
Bangsa-bangsa dunia nanti; dalam dikau Kuberkati;
Ingat akan sabdaKu di sepanjang jalanmu!
3. Abraham, Abraham, berangkat sungguh beriman;
Abraham, Abraham menuju tanah Kanaan.
Yakin, tanpa keraguan ia ikut sabda Tuhan.
Mari, ikutlah serta ke neg’ri sejahtera!

KJ. 72 AGUNGKAN ALLAHMU

1. Agungkan Allahmu, junjungan Abraham,
Yang takhta rahmatNya teguh, Sang Raja Am!
Yang Ada, Yang Esa, dipuji,
disembah di sorga dan di dunia selamanya!
2. Agungkan Allahmu, Junjungan Abraham
dan sumber sukacitaku, tempat tent’ram.
Kutolak dunia dan harkat yang semu;
Allahku harta yang baka, Perisaiku!
3. Terjamin janjiNya dan itu kupegang:
di sayap rajawalilah ‘ku masuk t’rang.
K’lak tampak wajahNya, Kupuji kuasaNya
dan menyanyikan rahmatNya selamanya.
4. Di negeri baka bertakhta Pemenang
Sang Raja Damai Dialah dan Raja T’rang
Kekal kuasaNya di Sion yang cerlang
Bersama orang suciNya yang t’lah menang
5. Yang sudah ditebus memuji Tuhannya,
“Sang Bapa, Putra, Roh Kudus terpujilah!”
Ya Allah Abraham, Kau juga Allhaku;
‘ku sujud dan penuh iman memujimu.

KJ. 73 HAI LANGIT, PASANGLAH TELINGAMU

1. Hai langit, pasanglah telingamu, dengar ucapanku,

wahai bumi!
Semoga Firman tumbuh di hatimu laksana pohon akan

berputik.
2. Berilah hormatmu pada Tuhan. Sang Gunung Batu, adil

jalanNya.
Biarlah nama Tuhan kuserukan, kar’na kekallah

kebenaranNya!
3. Walau umatNya didapatiNya hidup sengsara di

ketandusan,
curahan berkat kasih kurniaNya yang memberikan

keselamatan.

KJ. 74 SEISI PADANG BELANTARA

1. Seisi padang belantara akan bersorak tak henti
dan gurun pasir pu kentara bagaikan mawar berseri!
Padanya akan diberikan semarak yang tak bakal hilang:
Baginya nampak tergelar serba kemuliaan Tuhan,
Yang ia sambut dan agungkan dengan gempita yang besar!
2. Kuatkan tangan tak berdaya, teguhkan kaki yang lesu;
orang cemas yang putus asa, kini tabahkan hatimu!
Tengadahlah: Allahmu datang; umatNya Ia selamatkan!
Selaku Hakim yang kudus Ia membalas kekerasan,
membela korban penindasan, menjamin damaimu terus!
3. Celiklah mata orang buta melihat karya yang ajaib,
telinga tuli pun terbuka untuk menyambut kabar baik;
yang lumpuh bangun dan menari, yang bisu bersyukur

menyanyi,
kar’na di tanah yang gersang mengalir sungai air hidup
membuat padang gurun itu penuh tanaman dan kembang!
4. Nanti terbuka jalan raya; umat kudus pelintasnya,
bebas ancaman dan bahaya, menuju Sion mulia.
Semua dibebaskan Tuhan, bersorak-sorai akan pulang
Ke negeri pusakanya. Habislah duka dan derita;
Limpahlah sumber sukacita sampai selama-lamanya!

KJ. 75 RAJA DAUD YANG AGUNG

1. Raja Daud yang agung, raja yang diurapi.
Umat Tuhan terlindung, rukun aman dan damai.
2. Iman raja pun runtuh kar’na nafsu dunia:
si Uria terbunuh, maka Tuhan pun murka.
3. Datang Natan berkata bahwa Daud berdosa.
Lalu Daud bertobat, murka Allah pun sirna.

~ Kidung Jemaat No 76 – 91
-

Penantian Mesias dan Masa Advent

KJ. 76 KAU YANG LAMA DINANTIKAN

1. Kau yang lama dinantikan, Jurus’lamat, datanglah,
agar kami Kau sucikan dari dosa dan cela!
UmatMu tetap Kautuntun, Kau Harapan kami pun!
Bangsa dunia menunggu penghiburan kasihMu.
2. Raja mulia, Kau lahir bagai anak yang lembut,
agar kami kauajari kasih KerajaanMu.
Pimpin kami oleh RohMu, hati pun perintahlah
Dan beri kurban darahMu, b’rilah damai yang baka!

KJ. 77 HATIKU BERSUKARIA

1. Hatiku bersukaria
mengagungkan nama Tuhan, Allah, Juru s’lamatku.
2. DiindahkanNya hambaNya;
kini dan senantiasa diberkati namaku.
3. Kar’na Allah Mahakuasa
melakukan karya agung kepadaku yang rendah.
4. Mahasuci Nama Allah; rahmatNya turun-temurun
atas orang asalehNya.
5. DinyatakanNya kuasa
hingga orang congkak hati habis oleh tanganNya
6. DisuruhNya turun takhta
pembesar dan panguasa ditinggikan yang rendah.
7. Orang lapar dikenyangkan
orang kaya dihampakan dan disuruhNya pergi.
8. Sungguh Ia melepaskan
Umat Israel, hambaNya, kar’na rahmatNya kekal.
9. Sperti dijanjikanNya
pada Abraham semula untuk s’lama-lamanya.

KJ. 78 WAKTU HERODES RAJA DI YUDEA

1. Waktu Herodes raja di Yudea, ada imam bernama

Zakharia,
nama istrinya Elisabet, ialah bibi Maria.
2. Di waktu Zakharia beribadah, turun malaikat Gabriel

padanya,
ia terperanjat terkelu: apakah akan terjadi?
3. “Janganlah takut, bapa Zakharia, aku utusan dari

sorga;
‘ku bawa kabar bagimu.” Itulah kata malaikat.
4. “Doamu dikabulkan oleh Tuhan: kau akan dianugerahi

put’ra,
dilahirkan oleh ist’rimu; namakan dia Yohanes.”
5. “Dan engkau akan sorak bergembira, kar’na Roh Kudus

akan besertanya;
umat yang dibatis olehnya akan kembali ke Allah.”

KJ. 79 MAHATERPUJI ALLAHKU

1. Mahaterpuji Allahku: Ia lepaskan kita dari kuasa

seteru
dan segenap derita. Tanda selamat diberi membuat wajah

berseri:
Mesias akan datang! Kini terkabul dan genap janji
Nubuat Alkitab, yang lama didambakan.
2. Yang dalam nista tercengk’ram akan dibebaskanNya;
janjiNya pada Abraham kini menjadi nyata: umatNya

bersejahtera
‘kan beribadah padaNya dan hidup badi Dia.
Nabi Yohanes, kau seg’ra ‘kan meratakan jalanNya, Sang

Raja yang mulia!
3. Agar umatNya mengerti hidup kekal sentosa,
Yang Mahakasih memberi rahmat ampunan dosa.
Sang Surya Pagi t’lah dekat! Orang yang jalannya gelap

melihat cahayaNya.
Kita tak lagi bersedih, tapi berjalan ke neg’ri yang

damai selamnya!

KJ. 80 KIRANYA LANGIT TERBELAH

1. Kiranya langit terbelah; ya Jurus’lamat, datanglah,
bukalah sorga segera, buanglah palang pintunya.
2. O, turun seperti embun, sirami ladang bumiMu;
curahkanlah anugerah, Raja yang adil, datanglah!
3. Hai bumi, kau terbukalah! Gunung, lembah,

menghijaulah,
agar darimu bersemi Bunga selamat abadi.
4. Engkau dinanti dunia. KedatanganMu kapankah?
Dari takhtaMu turunlah; hiburkan kami yang resah.
5. Ya Surya Pagi yang cerah, biar fajarMu merekah;
mari, terbitlah cemerlang, halaulah kabut yang kelam.
6. Dirundung duka kemelut, kami menghadap pintu maut.
UmatMu, Tuhan, tuntunlah ke negeri sejahtera.
7. Di sana kami bersyukur memuliakan namaMu,
ya Penebus manusia, sampai selama-lamanya!

KJ. 81 O, DATANGLAH, IMANUEL

1. O, datanglah, Imanuel, tebus umatMu Israel
yang dalam berkeluh kesah menanti Penolongnya.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
2. O, datang, Tunas Isai, patahkan belenggu pedih
dan umatMu lepaskanlah dari lembah sengsaranya.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
3. O Surya Pagi, datanglah dan jiwa kami hiburlah;
halaukanlah gelap seram bayangan maut yang kejam.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
4. O Kunci Daud, datanglah, gapura sorga bukalah;
tutuplah jalan seteru, supaya s’lamat umatMu.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel.
5. O Tuhan Allah, datanglah, FirmanMu berkuasalah,
seperti waktu Kauberi di atas puncak Sinai.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel.

KJ. 82 JURUS’LAMAT, DATANGLAH

1. Jurus’lamat, datanglah, Allah da Manusia,
biar dunia terkelu kar’na kelahiranMu.
2. Roh dan Firman yang kudus menghadirkan wujudMu:
Allah mahamulia dalam rupa yang rendah!
3. Anak dara bundaMu: Kau manusia penuh,
Kediaman Roh Kudus; dosa kami Kautebus.
4. Surya Pagi yang permai, Kau bagaikan mempelai
tampil dari kemahMu; jalan raya Kautempuh!
5. Dari rumah BapaMu langkah-langkahMu teguh
masuk alam maut seram, pulang naik ke takhta t’rang.
6. Citra Allah yang kekal, dalam daging Kau menang,
agar kami yang lemah Kaukuatkan s’lamanya.
7. PalunganMu berseri: waktu malam Kauberi
sinar kasih yang terang, pengharapan dan iman.
8. Dimuliakanlah terus Bapa, Putra, Roh Kudus:
damai dan sejahtera memenuhi dunia!

KJ. 83 TERBITLAH BINTANG TIMUR

1. Terbitlah bintang timur dan fajar merekah
menyambut Sang Penghibur, Harapan dunia.
2. Gelap sedang berlalu, pun malan yang sedih;
cahaya siang baru semakin berseri.
3. Yang diam menderita di bayang maut kelam,
mendapat sukcita di fajar yang terang.
4. Penghalau malam itu, Sang Surya yang cerah,
yaitu Yesus Kristus kekal cahayaNya!
5. Terbitlah bintang timur dan fajar merekah
menyambut Sang Pengibur, Harapan dunia.

KJ. 84 YA YESUS, DIKAU KURINDUKAN

1. Ya Yesus, Dikau kurindukan, lipurkan lara batinku;
seluruh hatiku terbuka menyambut kedatanganMu.
Bahagia, Terang sorgawi, Engkau harapan dunia:
Terbitlah, Surya Mahakasih, dan jiwaku terangilah!
2. Hatiku biar Kaujadikan palunganMu yang mulia
dan dalam aku Kaucerminkan terang sorgawi yang baka,
sebab dengan kehadiranMu keluhan batinku lenyap.
Kiranya lahir dalam aku dan tinggallah serta tetap!
3. Puaskanlah, ya Jurus’lamat, seluruh kerinduanku.
Dengan rendah, jernih dan taat hatiku siap bagiMu;
Hendak padaMu kuabdikan perananku di dunia;
Cemas da duka Kausingkirkan: ya Yesus, ari, masuklah!

KJ. 85 KUSONGSONG BAGAIMANA

1. Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datangMu?
Engkau Terang buana, Kau Surya hidupku!
Kiranya Kau sendiri Penyuluh jalanku,
Supaya kuyakini tujuan janjiMu.
2. Kaum Sion menaburkan kembang di JalanMu;
‘ku ikut mengelukan Dikau di hatiku.
Kunyanyi Hosiana, ya Raja, tolonglah!
PadaMulah kiranya hambaMu berserah.
3. Betapa Kau berkorban hendak menghiburku
di kala ‘ku di jurang sengsara kemelut.
Kau datang, Jurus’lamat dengan sejahtera:
Keluh-kesahku tamat dan hatiku cerah.
4. Di saat ‘ku terpasung, Kau membebaskanku;
segala aib dan malu terhapus olehMu.
Padaku Kautambahi mahkota mulia,
Bahagia abadi, pusaka yang baka!
5. Sebabnya Kautinggalkan takhtaMu yang megah,
kasihMulah belaka terhadap dunia.
Kau rela menderita sengsara dan cela,
Segala dukacita dengan manusia.
6. Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu,
dan pandanglah ke muka. Hai kamu yang lesu:
telah di ambang pintu Penolong mulia;
dengan harapan itu jiwamu pun lega.
7. Tak usah cari jalan, tak usah berlelah,
bersusah siang-malam mengatur datangNya.
Sengaja Ia datang melipur laramu,
Menaruh kasih sayang, membuka belenggu.
8. Kendati hutang dosa membuatmu gentar,
padaNya kau sentosa, anug’rahNya besar!
Bagimu Ia datang menjadi Penebus;
Sejaht’ra kerajaan warisanmu terus!
9. Tak lagi menakutkan kuasa yang gelap:
semua lawan Tuhan menghilang serempak.
Seg’ra Rajamu datang penuh karunia
Membawa kemenangan selama-lamanya!
10. Yang datang menghakimi seisi dunia,
rahmani dan rahimi membela umatNya.
Ya datang, Matahari, sinari umatMu;
PadaMu kami cari bahagia penuh.

KJ. 86 PENCIPTA BINTANG SEMESTA

1. Pencipta bintang semesta, Terang abadi umatMu.
ya Yesus Kristus, Penebus, sembah dan puji t’rimalah.
2. Kar’na sengsara dunia telah tergugah hatiMu;
supaya dunia sembuh, Kaujadi Obat baginya.
3. Kau lahir bagi dunia menjadi kurban yang kudus:
di kayu salib Kautebus segala dosa dan cela.
4. Atas kumandang namaMu penghuni sorga bersujud,
pun alam maut betelut dengan mengaku kuasaMu.
5. Di Hari KedatanganMu, ya Hakim Mahamulia,
jemaatMu lindungilah terhadap niat seteru.
6. Syukur, pujian dan sembah padaMu diberi terus,
ya Bapa, Put’ra, Roh Kudus, sekarang dan selamanya!

KJ. 87 GAPURAMU LAPANGKANLAH

1. Gapuramu lapangkanlah menyambut Raja mulia,
Sang Maharaja semesta dan Jurus’lamat dunia;
Sejahtera dibawahNya. Dengan meriah nyanyilah,
“Terpuji Penebus, Gembala yang kudus.”
2. Benar dan adil hukumNya, dan rahmat lambang kuasaNya!
MahkotaNya kekal kudus, keretaNya lemah lembut.
Berakhirlah keluh kesah. Dengan meriah soraklah,
“Terpuji Penebus, Penolong yang kudus.”
3. Selamat berbahagia neg’ri yang memilikiNya.
Selamat hati yang rendah yang sudah dimasukiNya.
Selaku Surya yang benar dib’riNya nikmat yang besar.
Terpuji Penebus, Pelipur yang kudus.
4. Gapuramu lapangkanlah, hatimu jadi rumahNya;
lambaikan daun di tanganmu menyongsong Raja Agungmu.
Sang Jurus’lamat t’lah dekat membawa hidup dan berkat.
Terpuji Penebus, Pendamai yang kudus.
5. Ya Kristus, Jurus’lamatku, kubuka hati bagiMu.
Ya Tuhan, masuk dan beri pengasihanMu tak henti
Dan Roh Kudus jadikanlah Penujuk jalan yang baka.
NamaMu, Penebus terpujilah terus!

KJ. 88 HAI WARIS KERAJAAN

1. Hai waris Kerajaan, Rajamu sambutlah!
Siapkan kedatangan Penghibur dunia!
Dan tampil ke depan, nyanyikan Hosiana;
Berharaplah padaNya, penuh dengan iman!
2. Hai insan yang berduka, Rajamu t’lah dekat:
Pelindung kaum penat. Besarkan hatimu
Dengan penghiburanNya:
Firman dan SakramenNya membuatmu teguh!
3. Hai kamu yang merana, Rajamu tak lemah.
Tengadahlah: di sana bersinar bintangNya!
Di dalam kemelut kasihNya tak berkurang
Dan sungguh menghiburkan melawan kuasa maut.
4. Hai mari, fakir miskin, Rajamu tak lelah
merawat yang merintih, mengangkat yang rendah.
Kembang dan burung pun dib’riNya sandang-pangan:
Seluruh Kerajaan kekal warisanmu.
5. Hai umat yang sengsara, Rajamu tidak jauh:
keluh-kesah dan lara niscaya Ia tahu.
Lenyap selamanya cemas dan dukacita:
Ternyata Allah kita mengingat anakNya.
6. Hai, bangunlah, saudara, Rajamu songsonglah,
yang datang berkendara lembut dan mulia!
Arahkan langkahmu menyambut Jurus’lamat
Yang mau menaruh rahmat selaku Penebus.
7. Ya Yesus, Raja agung, Kaub’rikan diriMu;
cela dan aib Kautanggung dan dosa Kautebus.
Seluruh umatMu menyanyi Hosiana
Dan sampai selamanya padaMu bersyukur.

KJ. 89 BERLAYAR BAHT’RA RAHMAT

1. Berlayar baht’ra rahmat ke pantai dunia,
membawa Jurus’lamat penuh karunia,
2. membawa Firman Allah di dalam palkanya
dan Roh Kudus Pengarah haluan kasihNya,
3. supaya Yang Ilahi mendarat segera,
Firman menjadi daging demi manusia.
4. Di Betlehem ‘kan lahir Mesias Penebus
hendak memikul salib setia dan kudus.
5. Yang mau menyambut Dia serta merangkulNya,
hendaknya bersedia dihina dunia,
6. dan rela turut mati di dalam mautNya,
supaya juga bangkit dan hidup s’lamanya.

KJ. 90 BERNYANYILAH, PUTERI SION

1. Bernyanyilah, Puteri Sion, hai kota Yerusalem,

soraklah!
Gembiralah kamu menyambut yang adil dan jaya, benar,
Terpercaya; lembutlah hatiNya dan murni kasihNya.
Elukanlah Dia yang naik keledai. Demikian sabda nabi.
2. Bernyanyilah, Puteri Sion, hai kota Yerusalem,

soraklah!
Susahmu berakhir, Penolongmu hadir: perang dan gaduhnya,
Kereta dan kuda, baik busur, baik panah lenyap selamanya
dan damai sempurna hendak diberi. Demikian sabda nabi.
3. Bernyanyilah, Puteri Sion, hai kota Yerusalem, sorak

lah!
Segala penghuni yang ada di bumi kelak menikmati

sejaht’ra abadi;
Semua bersatu mengikut Rajamu yang datang
Menghiburkan hati sedih. Percayaah sabda nabi.

KJ. 91 PUTRI SION, NYANYILAH

1. Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
Mari sambut Rajamu. Raja Damai t’rimalah!
Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
2. Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah!
Dirkanlah takhtaMu mahatinggi, mulia.
Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah!
3. Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia.
Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal.
Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia!

Kelahiran Yesus dan Masa Natal

KJ. 92 MALAM KUDUS
1. Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.
Hanya dua berjaga terus ayah bunda mesra dan kudus;
Anak tidur tenang, Anak tidur tenang.
2. Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;
bala sorga menyanyikannya, kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!”
3. Malam kudus, sunyi senyap. Kurnia dan berkat
tercermin bagi kami terus di wajahMu, ya Anak kudus,
cinta kasih kekal, cinta kasih kekal.

KJ. 93 TUMBUHLAH TUNAS BARU
1. Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,
yang pada masa lalu disyairkan nabi.
Nubuatnya genap: bunga harapan
Lahir di malam yang gelap.
2. Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:
lahir dati Maria seorang Putera.
Kudus dan mulia Firman menjadi daging;
Perawan bundaNya.
3. Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,
menghapus dari bumi gelap dan kemelut.
Sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah,
Penebus dunia.
4. mari menyambut “Amin” ayas karunia.
Ya Yesus, kami yakin; ya Tuhan tolonglah,
Agar dengan syukur kami memuji Dikau
di KerajaanMu.

KJ. 94 HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM
1. Hai kota mungil Betlehem, betapa kau senyap;
bintang di langit cemerlang melihat kau lelap.
Namun di lorong g’lapmu bersinar T’rang baka:
Harapanmu dan doamu kini terkabullah.
2. Sebab bagimu lahir Mesias, Tuhanmu;
malaikatlah penjagaNya di malam yang teduh.
Hai bintang-bintang fajar, b’ritakan Kabar Baik:
Sejahtera di dunia! Segala puji naik!
3. Tenang di malam sunyi t’rang sorga berseri;
demikianlah karunia bagimu diberi.
DatangNya diam-diam di dunia bercela;
Hati terbuka dan lembut ‘kan dimasukiNya.
4. Ya Yesus, Anak Betlehem, kunjungi kami pun;
sucikanlah, masukilah yang mau menyambutMu.
Telah kami dengarkan Berita mulia:
Kau beserta manusia kekal selamanya.

KJ. 95a GEMBALA WAKTU MALAM G’LAP
1. Gembala waktu malam g’lap menjaga dombanya;
malaikat Tuhan mendekat bercahya mulia.
2. Sabdanya, “Jangan kau gentar, dengar beritaku,
sebab kesukaan besar kubawa bagimu!
3. T’lah lahir Jurus’lamatmu dan Raja dunia,
yaitu Kristus, Tuhanmu. Inilah tandanya:
4. Di dalam kandang dombamu jumoailah seg’ra
seorang Bayi yang lembut, palungan tempatNya.”
5. Dan tiba-tiba tampaklah sejumlah yang besar
malaikat dari sorga t’rang bernyanyi bergemar:
6. “Ya Allah, kemuliaanMu kekal selamanya,
membuat dunia penuh damai sejahtera.”

KJ. 95b GEMBALA WAKTU MALAM G’LAP
Gembala waktu malam g’lap menjaga dombanya;
Malaikat Tuhan mendekat bercahya mulia, bercahya mulia.
KJ. 96 DI MALAM SUNYI BERGEMA
1. Di malam sunyi bergema nyanyian mulia.
Malaikat turun mendekat dengan beritanya,
“Sejaht’ra bagi dunia, t’lah datang Penebus.”
Heninglah bumi mendengar nyanyian yang kudus.
2. Tetap malaikat menembus angkasa yang gelap,
membawa kidung damaiNya di bumi yang penat;
sayapnya dikembangkannya di atas yang sendu;
di kancah dosa terdengar nyanyian yang kudus.
3. Tetapi dosa pun tetap melanda dunia,
menyangkal kidung Kabar Baik sekian lamanya.
Hai insan, bka hatimu, mengapa rusuh t’rus?
Diamkan gaduh dan dengar nyanyian yang kudus.
4. Hai, kamu yang menanggung b’rat, yang hidup tertekan,
mendaki, susah jalanmu, langkahmu pun pelan,
Hai lihat, hari jadi t’rang, bebanmu ditebus.
Tabahkan hati dan dengar nyanyian yang kudus.
5. T’lah hampir penggenapannya nubuat kaum nabi:
‘Kan datang zaman mulia, indahnya tak terp’ri.
Seluruh dunia ‘kan penuh sejaht’ra Penebus
serta mengulang menggema nyanyian yang kudus.

KJ. 97 HAI MALAIKAT DARI SORGA
1. Hai malaikat dari sorga, sayapmu bentangkanlah;
nyanyi di seluruh dunia: lahir Kristus, Rajanya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
2. Hai gembala yang menjaga dombamu di efrata,
Allah beserta manusia; mari menyaksikannya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
3. Hai Majusi dari Timur, karyamu tinggalkanlah;
carilah Harapan Dunia, ikut sinar bintangNya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
4. Hai kaum saleh yang menunggu dalam dunia yang resah,
lihat, Allahmu sendiri turun dalam PutraNya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
5. Langit, bumi, mari ikut muliakanlah terus
Khalik, Penebus, Pembaru: Bapa, Putra, Roh Kudus!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!

KJ. 98 JAUH DARI SORGA DATANGKU
1. Jauh dari sorga datangku dengan berita bagimu,
begitu bagus dan megah: ‘ku ingin menyanyikannya!
2. Seorang bayi lahirlah dari perawan Maria
dan Anak itu Kawanmu yang paling akrab dan teguh
3. Dialah Yesus Penebus, Sang Jurus’lamat yang kudus,
Penolong orang yang lemah, Penghapus dosa dunia.
4. Ia membawa bagimu bahagia sorga yang penuh,
supaya juga kaukenal rahasia hidup yang kekal.
5. Inilah tanda bagimu: di kandang kamu bertemu
Sang Bayi di palunganNya; Dialah raja semesta.
6. Dengan gembala marilah ke kandang domba yang rendah,
melihat kasih kurnia di dalam Putra mulia.
7. Dalam palungan lihatlah betapa manis tidurNya.
Siapa itu yang lembut? Itulah Yesus, Kawanku!
8. Selamat datang, Rajaku, yang turun dari takhtaMu.
Kau masuk dunia cemar; betapa kasihMu besar!
9. Pencipta alam semesta, Kau jadi insan yang rendah;
palungan domba dan lembu Kaubuat petiduranMu.
10. Andaikan muka dunia berlipat ganda luasnya
dengan permata pun penuh, tetap tak layak bagiMu.
11. Bukanlah sutra beledu perlambang kebesaranMu.
Di atas rumput yang kering KerajaanMu tercermin.
12. Sekarang aku mengerti teladan yang Engaku beri:
kuasa, harta dan benda bagiMu tiada artinya.
13. Temanku Yesus, marilah, hatiku persiapkanlah
menjadi kediamanMu sepanjang umur hidupku!
14. Selalu hatiku senang, seluruh jalanku terang
dan kidung sukacita, ya Yesus, hanya bagiMu!
15. Muliakanlah Allah, pujilah Yang memberikan PuteraNya!
Salam sorgawi menggema di Tahun Baru yang cerah.

KJ. 99 GITA SORGA BERGEMA
1. Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!
Damai dan sejahtera turun dalam dunia.”
Bangsa-bangsa, bangkitlah dan bersoraklah serta,
Permaklumkan Kabar Baik; Lahir Kristus, T’rang ajaib!
Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”
2. Yang di sorga disembah Kristus, Raja yang baka,
lahir dalam dunia dan Maria bundaNya.
Dalam daging dikenal Firman Allah yang kekal;
dalam Anak yang kecil nyatalah Imanuel!
Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”
3. Raja Damai yang besar, Suraya Hidup yang benar,
menyembuhkan dunia di naungan sayapNya,
tak memandang diriNya, bahkan maut dit’rimaNya,
lahir untuk memberi hidup baru abadi!
Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”

KJ. 100 MULIAKANLAH
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah

Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah Tuhan Allah! Damai sejaht’ra turun ke bumi

bagi orang,
Bagi orang pengasihanNya, bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah, muiakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah

Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Amin, amin, amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar