Kisah Pertobatan
Charles Haddon
Spurgeon, pengkhotbah terkenal asal Inggris dikisahkah bertobat karena firman
Tuhan yang didengarnya. Minggu pertama tahun 1850, kota London ditutupi salju
tebal. Pengkhotbah yang dijadualkan terhalang datang. Para pengerja gereja
sepakat menunjuk seorang dari antara mereka berkhotbah. Khotbahnya dari Yesaya
45:22 “Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai
ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain”. Pengkhotbah itu,
hanyalah seorang tukang sepatu.